Others

5 Cara Mudah Mengatur Keuangan Buat Pemula

Cara Mudah Mengatur Keuangan Buat Pemula

Mengatur keuangan sebenarnya sangat mudah bahkan untuk seorang pemula sekalipun. Kita hanya perlu mengalokasikan pendapatan termasuk jika punya utang dana cepat. Ada beberapa cara yang bisa digunakan bagaimana mengarahkan aliran dana sehingga kita bisa mengetahui kemana saja dana tersebut disalurkan atau dikeluarkan.

Mengatur keuangan bukan hal yang sulit kok. Yang sulit itu adalah menahan keinginan dan tergoda dengan diskon. Meskipun awalnya mungkin berat, tetapi beberapa tips ini bisa digunakan dalam mengatur keuangan bagi lajang yang sudah bekerja ataupun keluarga kecil yang memulai kehidupan baru.

  • Tanyakan pada diri sendiri mengapa harus mengatur keuangan.

Soal ini memang harus jujur pada diri sendiri. Sebenarnya apa tujuan kita mengatur keuangan. Apakah ingin menabung atau punya tujuan tertentu atau malah sebaliknya sudah besar pasak daripada tiang alias benar-benar tergantung pada utang konsumtif.

Dengan mengidentifikasi tujuan tersebut, maka akan lebih mudah untuk menentukan target-target yang harus dicapai setiap bulan untuk tujuan yang lebih besar. Target-target bulanan inilah yang harus dicicil secara konsisten.

Logikanya sama saja baik itu jika tujuannya untuk menabung ataupun sebaliknya untuk segera membayar utang.

  • Pilih metode pembagian dana yang paling sesuai.

Ada cukup banyak metode yang bisa digunakan untuk membagi antara kebutuhan, utang, dan tabungan. Yang jelas porsi kebutuhan bulanan umumnya lebih besar dan dominan dibandingkan dengan utang maupun tabungan.

Namun, tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut justru dibalik. Beberapa investor ternama malahan mengalokasikan dananya lebih dari 50 persen untuk investasi di pasar modal atau instrumen investasi lainnya.

Nah, cobalah dulu mengalokasikan penghasilan dengan metode 50/30/20. 50 persen untuk kebutuhan bulanan, 30 persen untuk cicilan atau pembayaran utang, dan sisanya 20 persen untuk tabungan/investasi/dana kebaikan.

  • Prioritaskan kebutuhan bukan keinginan.

Harus diakui bahwa pada mulanya, siapapun akan sulit menentukan mana keinginan dan mana kebutuhan. Namun, tidak seorang pun bisa membohongi hati kecil.

Cara paling mudah adalah dengan menunda belanja, ambillah jeda dalam beberapa hari. Pikirkan dulu ketika ingin membeli sesuatu agar bisa dipertimbangkan dulu dengan matang apakah itu masuk kategori kebutuhan atau malah sebuah keinginan.

  • Lakukan secara konsisten dan sabar.

Pada tahap awal mungkin memang sangat berat dengan kebiasaan baru. Mengurangi jajan yang tidak dibutuhkan hingga menghemat pengeluaran demi tujuan yang lebih besar lagi.

Mengubah kebiasaan dibutuhkan komitmen, konsistensi dan kesabaran yang tinggi. Kesadaran seperti ini yang jarang didapatkan apalagi diajarkan orang tua kepada anaknya hingga akhirnya banyak yang gagal dalam merencanakan kehidupan finansialnya dengan baik.

  • Review kembali jika hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan.

Sebuah target atau tujuan tetap harus direview ulang. Jangan mudah menyerah dengan kegagalan sebelumnya apalagi jika belum sesuai dengan harapan. Catat celah-celah yang kemungkinan masih bisa ditambal dan diperbaiki.

Begitu pula jika masih ada utang. Cek kembali apakah rasio utang kamu sudah aman atau malah sebaliknya, Utang bukan sesuatu hal yang tabu jika diatur dengan cara yang tepat.

Apalagi alokasi aman untuk utang sudah diberikan porsi sebesar 30 persen dari penghasilan. Begitu juga ketika mengajukan pinjaman kembali. Pastikan bahwa bunga cicilan rendah seperti yang ditawarkan oleh Kredivo dengan bunga 2,95% saja per bulan.

Kredivo sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sehingga transaksi apapun aman lewat aplikasinya. Dengan Kredivo, kita bisa belanja online bahkan mengajukan dana cepat lewat fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo.

Unduh sekarang aplikasi Kredivo dengan mudah. Jika usia kamu sudah 18 tahun, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta perbulan dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, sudah bisa mengajukan menjadi nasabah Kredivo.